Berita Mobil

Baru Diluncurkan, 600 Unit Wuling Cortez Sudah Dipesan Dan…

Baru Diluncurkan, 600 Unit Wuling Cortez Sudah Dipesan Dan Siap Dikirim.

Seperti bocoran yang sudah beredar sebelumnya, Kamis, 8 Februari 2018 Wuling secara resmi meluncurkan Cortez di Grand Ballroom, Hotel Kempinski, Jakarta. Kehadiran  Cortez menjadi pelengkap dari model pertama, Confero yang telah dipasarkan di Indonesia sejak Agustus 2017 lalu.

Peluncuran Wuling Cortez
Peluncuran Wuling Cortez di Grand Ballroom, Hotel Kempinski, Jakarta (8/2/2018)

Cortez memang baru diluncurkan kemarin, tapi perkenalannya kepada publik dan media sudah dilakukan pada pertengahan Desember tahun lalu, tepatnya tanggal 18 Desember 2017. Wuling kemudian membuka kran pemesanan mulai awal Januari 2018. Sambutan masyarakat Indonesia terhadap mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) merek China ini diklaim Wuling cukup positif. Hingga hari resmi diluncurkan tanggal 8 Februari 2018, Cortez sudah dipesan sebanyak 600 unit.

Baca : Wuling Cortez Resmi Diluncurkan 8 Februari 2018

Vice President Vehicle Sales, Service and Marketing (VSSM) Wuling Motors, Cindy Cai menuturkan, konsumen layak mempertimbangkan mobil ini sebagai pilihan sebab selain harganya yang cukup terjangkau, fitur yang disediakan juga sangat berlimpah dan menarik dibanding model lain di kelasnya.

“Kami percaya model ini akan diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia. Cortez ini sesuatu yang baru buat konsumen,” tutur Cindy di sela-sela acara peluncuran Cortez di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (8/2/2018).

Peluncuran Wuling Cortez
Peluncuran Wuling Cortez di Grand Ballroom, Hotel Kempinski, Jakarta (8/2/2018)

Cindy menambahkan, proses pengiriman unit MPV medium bermesin bensin 1.800 cc tersebut kepada konsumen bakal langsung dilakukan sehari setelah acara peluncuran, yakni mulai Jum’at (9/2/2018). Selain itu, di hari yang sama Wuling juga mulai mendistribusikan unit Cortez ke seluruh jaringan penjualan atau dealer resmi di tanah air.

“Kami tidak ingin konsumen menunggu lama, jadi sekarang diluncurkan, besok akan kita langsung kirim ke konsumen yang sudah memesan sejak awal 2018,” ujar Cindy.

Seperti diketahui, Wuling Motor Indonesia telah memiliki jaringan penjualan sebanyak 54 outlet, 50 diantaranya dibuka di tahun 2017. Wuling menargetkan tahun 2018 ini bisa memiliki minimal 80 dealer di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini penting demi mendongkrak penjualan dua model Wuling yaitu Cortez dan Confero. Selain itu juga bisa mempercepat proses pengiriman unit Wuling Cortez kepada konsumen yang telah memesan.

Untuk harga, Wuling Cortez dibanderol dengan lima harga berbeda sesuai dengan varian masing-masing. Berikut daftar harga unit Wuling Cortez OTR untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya.

 Cortez  1.8C 6MT  Rp 218.000.000
 Cortez  1.8C i-AMT  Rp 228.000.000
 Cortez  1.8C Lux + i-AMT  Rp 233.000.000
 Cortez  1.8C Lux+ 6 MT  Rp 254.000.000
 Cortez  1.8C Lux+ i- AMT  Rp 264.000.000

Baca :

The post Baru Diluncurkan, 600 Unit Wuling Cortez Sudah Dipesan Dan Siap Dikirim appeared first on Mobilmo.Com.

Berita Mobil

Wuling Cortez Resmi Diluncurkan 8 Februari 2018

Wuling Cortez Resmi Diluncurkan 8 Februari 2018.

Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Setelah resmi memperkenalkan Cortez pada Senin (18/12/2017) lalu, Wuling Motor Indonesia atau PT SGMW Indonesia selaku Agen Pemegang Merek (APM) Wuling di Indonesia resmi meluncurkan model terbaru di kelas MPV tersebut, Kamis (8/2/2018) di Grand Ballroom, Hotel Kempinski, Jakarta.

Peluncuran Wuling Cortez
Peluncuran Wuling Cortez di Grand Ballroom, Hotel Kempinski, Jakarta (8/2/2018)

Model kedua Wuling setelah melengkapi model sebelumnya, Confero all series yang telah meluncur sejak Agustus 2017. Sebagaimana Confero yang diluncurkan guna mengakomodasi keinginan masyarakat akan mobil dengan harga terjangkau, Cortes juga demikian. Dihadirkan sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat Indonesia. Wuling optimis Cortez bakal disambut positif oleh konsumen, terlebih model MPV terbaru ini punya harga yang cukup terjangkau sebab diproduksi secara lokal.

“Model ini akan menjadi pilihan buat keluarga Indonesia di segmen MPV,” tutur Xu Felyun selaku President of Wuling Motors Indonesia di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (8/2/2018).

Peluncuran Wuling Cortez
Peluncuran Wuling Cortez di Grand Ballroom, Hotel Kempinski, Jakarta (8/2/2018)

Wuling Cortez dibekali mesin bensin dengan kapasitas 1.800 cc yang mampu mengeluarkan power 129 PS rpm 5.600 dan torsi maksimum 174 plus dipadukan dengan transmisi Intelligent Automated Mechanical Transmission (i-AMT). Selain itu tersedia juga yang transmisi manual dengan 6 percepatan.

Fitur-fitur Cortez juga diklaim sangat sesuai dengan karakter masyarakat dan kondisi geografis Indonesia, seperti Hill Hold Control (HHC), Automatic Vehicle Holding (AVH), Electronic Stability Control (ESC), ISOFIX, Rear Parking Camera, Front & Rear Parking Sensor, Anti-lock Braking System (ABS), hingga Electronic Brake-force Distribution (EBD), Brake Assist (BA) serta Sunroof.

Cortez diluncurkan dalam 5 pilihan warna yaitu Burgundy Red, Starry Black, Dazzling Silver, Sand Brown dan Pristine White.

Dalam kesempatan peluncuran, Wuling juga mengumumkan harga jual Multi Purpose vehicle (MPV) pesaing Toyota Innova tersebut, yaitu antara Rp 218 juta sampai Rp 264 juta on the road DKI Jakarta dan sekitarnya.

Peluncuran Wuling Cortez
Peluncuran Wuling Cortez di Grand Ballroom, Hotel Kempinski, Jakarta (8/2/2018)

Berikut daftar harga Wuling Cortez secara lengkap:

 Cortez  1.8C 6MT  Rp 218.000.000
 Cortez  1.8C i-AMT  Rp 228.000.000
 Cortez  1.8C Lux + i-AMT  Rp 233.000.000
 Cortez  1.8C Lux+ 6 MT  Rp 254.000.000
 Cortez  1.8C Lux+ i- AMT  Rp 264.000.000

Baca : Wuling Resmi Kenalkan Cortez 1.800 cc

The post Wuling Cortez Resmi Diluncurkan 8 Februari 2018 appeared first on Mobilmo.Com.

Berita Mobil

Suzuki Indonesia Disarankan Jangan Terus Impor

Maruti Suzuki menyarankan agar Suzuki Indonesia melakukan lokalisasi produksi sebab segala yang dibutuhkan telah tersedia.

Suzuki Indonesia berhasil menempatkan diri di barisan atas penjualan mobil di tanah air di posisi lima besar. Beberapa model juga cukup diperhitungkan para kompetitor yang bermain di segmen yang sama, seperti Ignis. Model city car ini mengalami sukses besar sejak pertama kali diluncurkan April 2017 di pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS).

Hingga akhir tahun 2017 mobil ini terjual lebih dari 14.000 unit dan mendongkrak posisi Ignis ke peringkat ke 3 model Suzuki terlaris setelah Ertiga dan Carry Pick Up.

Suzuki Ignis di pameran otomotif IIMS 2017
Suzuki Ignis di pameran otomotif IIMS 2017

Sayangnya, dengan penjualan yang cukup besar, Ignis masih harus didatangkan dari negara lain, yaitu India secara utuh atau CBU. Belum lagi dengan model Suzuki yang lain seperti Baleno, Ertiga Diesel, dan SX-4 S-Cross. yang juga diimpor dari luar.

Di tahun 2017 saja tercatat Maruti Suzuki India telah mengekspor sebanyak 21.815 unit mobil ke Indonesia. Naik berlipat-lipat hingga 840 persen jika dibandingkan dengan tahun 2016.

Kesuksesan Maruti Suzuki India mengekspor berbagai model CBU ke Indonesia ini jelas membuat Suzuki India merasa senang. Tapi di sisi yang lain, Maruti Suzuki justru memandang hal ini kurang bagus untuk masa depan Suzuki Indonesia. Pemain bisnis otomotif yang cukup disegani di India tersebut malah memberi saran agar Suzuki Indonesia bisa memproduksi sendiri berbagai model yang selama ini diimpor.

Managing Director & CEO Maruti Suzuki India Limited, Kenichi Ayukawa mengaku senang dapat jatah memenuhi kebutuhan konsumen di Indonesia. Tapi dia tidak memandang cara ini sebagai yang terbaik buat Suzuki Indonesia untuk jangka panjang.

Pabrik mobil suzuki di Cikarang Jawa Barat
Pabrik mobil suzuki di Cikarang Bekasi Jawa Barat

Menurut Ayukawa, hampir semua yang dibutuhkan untuk produksi dalam negeri di Indonesia sudah tersedia mulai fasilitas hingga sumber daya manusia. Indonesia memiliki dua pabrik, di Cikarang Pusat dan Tambun Bekasi yang mampu memproduksi mobil Suzuki dalam jumlah besar. Kapasitasnya maksimumnya mencapai 240.000 unit per tahun.

“Dalam sudut pandang jangka panjang. Suzuki Indonesia, anak perusahaan kami (Suzuki Motor Corporation), kami berharap mereka berkembang dan bertumbuh di pasar lokal. Untuk melakukan hal itu mereka harus mengembangkan produksi lokal,” tutur Ayukawa.

“Indonesia juga punya fasilitas produksi sendiri, jadi lebih baik mereka memproduksi sendiri,” sambungnya.

Maruti Suzuki bakal mendukung sepenuhnya terhadap produksi lokal Suzuki di Indonesia. Bahkan untuk model baru yang berasal dari India sekalipun.

Perakitan Carry Pick Up di Pabrik Suzuki Bekasi
Perakitan Carry Pick Up di Pabrik Suzuki Bekasi

Baca :

The post Suzuki Indonesia Disarankan Jangan Terus Impor appeared first on Mobilmo.Com.

Berita Mobil

Uji Tabrak ASEAN NCAP, Xpander Dapat Bintang Empat

Uji tabrak Mitsubishi Xpander di ASEAN New Car Assessment Program (NCAP) menghasilkan nilai menggembirakan bagi produsen otomotif berlogo tiga berlian. Model terbarunya di segmen low multi purpose vehicle (MPV) tersebut sukses mendapatkan bintang empat.

Sejak diluncurkan dan dipasarkan di pameran GIIAS Agustus 2017, uji tabrak Xpander oleh ASEAN NCAP tersebut adalah yang pertama kalinya. Skor poin yang didapatkan cukup membuat Mitsubishi berbangga hati dengan produk barunya itu, yaitu sebesar 71,66% dengan rincian sebagai berikut:

  • Perlindungan Orang Dewasa atau Adult Occupant Protection (AOP) mendapatkan skor 39,08% dari target maksimum 50%.
  • Perlindungan Anak-anak atau Child Occupant Protection (COP) mendapatkan skor 18,69% dari target maksimum 25%, dan
  • Teknologi Pendukung Keselamatan atau Safety Assist Technologies (SAT) mendapatkan skor 13,89 dari target maksimum 25 persen.
mitsubishi xpander ultimate
Mitsubishi Xpander Ultimate

Soal fitur keselamatan, Xpander sudah dilengkapi dengan fitur keselamatan standar seperti dual airbags dan pengingat sabuk pengaman untuk penumpang di baris depan. Selain itu juga dilengkapi dengan fitur keamanan lain seperti ISOFIX dan Top Tether serta Emergency Stop Signal sebagai standar ataupun optional, disesuaikan dengan negara yang menjadi tujuan pemasaran.

Baca : Ini dia Top fitur keselamatan Mitsubishi Xpander yang diunggulkan

Sekertaris-Jendral ASEAN NCAP, Khairil Anwar Abu Kassim menuturkan, Xpander adalah model MPV pertama yang diuji oleh ASEAN NCAP dengan sistem baru untuk 2017-2020. Hasilnya bisa dilihat, Xpander memiliki penilaian yang baik dengan penilaian yang lebih ketat ini.

“Ini menunjukan Mitsubishi Motors berdedikasi untuk menghasilkan mobil yang lebih aman, untuk kawasan ASEAN sesuai dengan protocol keselamatan kami yang baru,” tutur Khairil seperti dirilis oleh Mitsubishi Motors Corporation (MMC), Rabu (7/2/2018).

Uji tabrak ASEAN NCAP untuk Xpander
Uji tabrak ASEAN NCAP untuk Xpander

Xpander adalah model low MPV terbaru dan pertama kalinya yang dikeluarkan oleh Mitsubishi Indonesia dan mendapat respon positif dari masyarakat. Modelnya yang fresh, modern, futuristik, lain dari yang lain membuat Mitsubishi Xpander sukses menjadi primadona di pameran GIIAS Agustus 2017 dan terus diperbincangkan hingga saat ini.

Hasilnya, Xpander laris manis dipesan konsumen dalam negeri melebihi target yang dicanangkan yaitu 3.000 – 4.000 unit perbulan hingga membuat Mitsubishi kewalahan. Total penjualan hingga awal Januari 2018 mencapai 50.000 unit membuat antrean pengiriman makin panjang dan rencana ekspor jadi tertunda.

Saat ini, Mitsubishi sedang menyusun ulang rencana ekspornya ke mancanegara. Bila tak ada perubahan, Xpander bakal masuk pasar ekspor dan diperkenalkan kepada konsumen di Filipina Mei 2018 sebelum ke negara ASEAN yang lain.

Baca :

The post Uji Tabrak ASEAN NCAP, Xpander Dapat Bintang Empat appeared first on Mobilmo.Com.

Berita Mobil

Ekspor Xpander Dimulai Mei 2018, Filipina Jadi Tujuan Pertama

Booming model baru low MPV Xpander di Indonesia berhasil membuat Mitsubishi kedodoran dan harus menyusun ulang rencananya untuk pasar mancanegara. Awalnya, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) berencana ekspor Xpander di awal Januari 2018. Tapi, rencana tersebut harus ditunda mengingat pesanan konsumen dalam negeri yang membludak tanpa disangka.

Sejak awal diluncurkan pada pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Agustus 2017 lalu, pemesan Xpander mencapai lebih dari 50.000 unit. Angka ini meledak jauh dari target semula yang hanya 3.000 sampai 4.000 unit per bulan. Pengiriman unit kepada konsumen pun jadi tersendat dan antrean makin panjang. Berbagai cara diupayakan pihak Mitsubishi agar antrean bisa segera dipangkas dan unit bisa sampai ke tangan konsumen yang memesan.

Selfie Mitsubishi Xpander dari depan
Selfie Mitsubishi Xpander dari depan

Baca :

Saat ini, produksi Xpander mulai lancar, pengiriman unit ke konsumen dalam negeri juga lancar. Mitsubishi bakal merealisasikan rencana ekspor yang sudah tertunda. Rencananya, Xpander bakal masuk pasar ekspor pada Mei 2018 dengan negara tujuan yang pertama adalah Filipina, baru kemudian menyusul negara-negara lain di wilayah ASEAN.

Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI), Takao Kato menuturkan penundaan ekspor Xpander dari rencana semula dikarenakan Mitsubishi lebih mengutamakan memenuhi pesanan konsumen dalam negeri.

“Kami sudah merencanakan ekspor pada awal Januari 2018, terlebih dahulu memenuhi pasar dalam negeri terlebih dahulu,” tutur Kato, Rabu (7/2/2018).

Selfie Mitsubishi Xpander dari samping
Selfie Mitsubishi Xpander dari samping

Filipina dipilih sebagai negara pertama tujuan ekspor sebab permintaan yang cukup besar dari konsumen disana. Mungkin ini disebabkan  konsumen Filipina punya karakter yang mirip dengan konsumen Indonesia, yaitu sama-sama menyukai mobil jenis multi purpose vehicle (MPV)

“Lagipula di Filipina Mitsubishi merupakan merek yang sangat populer, dari total market berada di posisi kedua. Baru setelah Filipina akan kami ke wilayah ASEAN lainya pada 2018 ini,” tambah Kato.

Kaitannya dengan besara kuota untuk pasar Filipina, Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Kyoya Kondo belum bisa memberikan kepastian. Pihak MMKSI bakal menghitung lagi sebab untuk Mei 2018 Xpander yang direncanakan masuk ke Filipina baru tahap perkenalan.

Sekedar untuk diketahui, mulai Januari 2018, Mitsubishi menambah lagi kapasitas produksi dari sebelumnya 5.000 unit menjadi 8.000 unit. Semuanya untuk pasar dalam negeri. Dengan rencana ekspor ini, Mitsubishi bakal menaikkan produksinya menjadi 10.000 unit per bulan.

perakitan mitsubishi xpander
Perakitan Mitsubishi Xpander

Baca :

The post Ekspor Xpander Dimulai Mei 2018, Filipina Jadi Tujuan Pertama appeared first on Mobilmo.Com.

Berita Mobil

Ternyata Ini Alasan Mitsubishi Belum Hadirkan Eclipse Cross Di…

Mobil Sport Utility Vehicle (SUV) terbaru Mitsubishi Eclipse Cross sudah sampai di Singapura dan resmi diluncurkan. Meski demikian, belum ada kabar sedikitpun kapan mobil tersebut bakal hadir di Indonesia. Apa alasan Mitsubishi?

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) selaku Agen Pemegang Merek (APM) Mitsubishi Indonesia untuk mobil penumpang mengaku masih mempelajari berbagai hal.

Mitsubishi Eclipse Cross Wallpaper
Mitsubishi Eclipse Cross Wallpaper

Irwan Kuncoro selaku Direktur Pemasaran PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menuturkan, kalau dari kemungkinan sangat terbuka lebar peluang menjual Eclipse Cross di Indonesia. Selain produknya bagus dan keren, market untuk pasar SUV juga terus berkembang meningkat.

“Eclipse Cross, sedang kami pelajari. Kami melihat produknya bagus. Marketnya ada, sehingga kami akan pelajari itu,” tutur Irwan Kuncoro kepada awak media di sela-sela pengenalan dua varian baru Pajero Sport rakitan lokal di Jakarta beberapa hari lalu.

Baca :

Untuk kepastian kapan model yang diluncurkan pertama kali di ajang Geneva Motor Show Maret 2017 dan berlanjut di Tokyo Motor Show November 2017 itu hadir di Indonesia, Irwan tidak memberikan info lebih detail. Irwan hanya berjanji bakal menyampaikannya ke media jika sudah ada keputusan yang pasti. Saat ini alasan Mitsubishi karena masih tahap studi.

Mitsubishi Eclipse Cross Side Wallpaper
Mitsubishi Eclipse Cross Side Wallpaper

“Apakah akan diluncurkan di IIMS (Indonesia International Motor Show), kami akan sampaikan nanti. Yang jelas kami tengah mempelajari,” tuturnya.

Eclipse Cross yang dipasarkan di Singapura adalah yang bermesin bensin MIVEC 4B40 berkapasitas 1,5 liter turbocharged empat silinder yang dipasarkan disana. Mesin MIVEC 4B40 berkapasitas 1,5 liter turbocharged empat silinder tersebut mampu menghasilkan power 163 PS pada 5.500 rpm dan torsi 250 Nm dari 1.800 sampai 4.500 rpm. Transmisi yang digunakan adalah transmisi otomatis INVECS III Continous Variable Transmission (CVT) dengan rasio percepatan 8-speed.

Jika model yang sama jadi dipasarkan di Indonesia, Eclipse Cross bakal jadi penantang serius dari Honda CR-V Turbo yang memiliki mesin sama.

Baca :

“Mesinnya 1.500 tapi turbo, jadi memang seperti itu yang kompetitor punya. Jadi pasarnya memang ada, kita pelajari dulu,” ucap Irwan.

Mitsubishi Eclipse Cross Rear Wallpaper
Mitsubishi Eclipse Cross Rear Wallpaper

Selain dibekali mesin yang luar biasa, Eclipse Cross juga punya fitur keamanan berlimpah seperti daptive Cruise Control (ACC), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Blind Spot Warning, Automatic High Beam, Multi Around Monitor, Forward Collision Mitigation, dan Lane Departure Warning.

Ada juga fitur S-AWC (Super All Wheel Control) yang membantu akurasi saat berbelok dan menghindarkan mobil dari tergelincir saat manuver di jalanan yang licin.

The post Ternyata Ini Alasan Mitsubishi Belum Hadirkan Eclipse Cross Di Indonesia appeared first on Mobilmo.Com.

armada taksi blue bird

Mercy Bekas Taksi Blue Bird Dijual 160 Jutaan Bisa…

Dalam rangka menjaga kualitas armada, perusahaan taksi Blue Bird, PT Blue Bird Tbk. sudah biasa menjual mobil bekas pakai armada taksi. Selain Toyota Limo yang menjadi armada paling banyak, Blue Bird juga rutin meremajakan unit-unit armada taksi premium Silver Bird. Kali ini unit Mercedes Benz E200 Kompresor yang dipasarkan untuk umum.

Model yang dijual adalah Mercedes Benz E200 Kompresor produksi tahun 2009 dan 2010 yang memang sudah habis masa operasinya sebagai armada angkutan umum taksi. Untuk harga, mobil premium bekas taksi ini dijual dengan harga Rp 160 jutaan untuk tahun produksi 2009 dan Rp 175 juta untuk tahun produksi 2010.

Armada taksi premium PT Blue Bird
Silver Bird, Armada taksi premium PT Blue Bird

Baca :

Selain melayani pembelian secara tunai, Blue Bird juga melayani pembelian mobil buatan Jerman tersebut secara kredit dengan uang muka minimal Rp 30 juta. Adapun besar kecilnya cicilan tergantung dari tenor waktu kredit yang diambil.

“Persyaratan seperti pada umumnya. Uang muka Rp 30 jutaan dengan angsuran sekitar Rp 5 juta sampai Rp 6 juta per bulan,” tutur Hery Sugiarto, selaku Used Car Division General Manger PT Blue Bird Tbk kepada awak media di Sentul, Bogor.

Meski statusnya adalah mobil bekas, Hery menjami semua unit yang dijual dalam kondisi baik dan sangat layak jalan, sebab semua unit selalu dirawat sesuai dengan standar Mercy.

“Ini kondisinya layak jalan. Selalu terawat dengan baik sesuai dengan standar Mercy,” kata Hery.

Mercedes Benz bekas taksi silver bird
Mercedes Benz bekas taksi silver bird

Harga yang dibanderol buat Mercedes Benz E200 Kompresor bekas taksi tersebut dianggap cukup murah dari harga pasaran umumnya. Selain murah dan bisa kredit, pembeli bakal mendapatkan fasilitas garansi mesin selama setengah tahun atau 6 bulan berturut-turut.

“Tahun ini kita keluarkan warna silver juga dan semua unit sudah berpelat hitam (namun masih atas nama PT-Red). Lalu kita berikan juga garansi selama 6 bulan,” tutur Hery.

Untuk jumlah unit Mercedes Benz E200 Kompresor bekas taksi Blue Bird yang dijual jumlahnya ada 70 unit dengan perincian sebagai berikut:

  • Mercedes Benz E200 Kompresor produksi tahun 2010 ada sebanyak 50 unit. Harga per unit Rp 175 juta.
  • Mercedes Benz E200 Kompresor produksi tahun 2009 ada sebanyak 20 unit. Harga per unit Rp 160 juta.
mercedes benz e200 kompressor bekas taksi Silver Bird
Mercedes Benz E200 Kompressor bekas taksi Silver Bird

Baca :

The post Mercy Bekas Taksi Blue Bird Dijual 160 Jutaan Bisa Kredit appeared first on Mobilmo.Com.

armada taksi blue bird

Jaga Kualitas Armada, Blue Bird Jual Lebih Dari 5.000…

Pasar mobil bekas tidak hanya didominasi oleh mobil habis pakai pribadi. Bekas angkutan pun cukup diminati konsumen, termasuk bekas taksi. Perusahaan taksi Blue Bird misalnya, dalam dua tahun terakhir sudah menjual lebih dari 5.000 ribu unit kendaraan roda empat yang sebelumnya digunakan sebagai armada taksi.

Hal itu seperti seperti yang disampaikan oleh Hery Sugiarto, Used Car Division General Manager PT Blue Bird Tbk kepada awak media.

“Orang yang beli mobil eks taksi Blue Bird (termasuk Silver Bird) cukup banyak. Total dari dua tahun lalu (2015-2017) itu sampai di angka 5.000an,” tutur Hery, Sabtu (20/1/0218).

Toyota New Limo bekas taksi blue bird di Semarang
Salah satu Toyota New Limo bekas taksi blue bird di Semarang

Dari berbagai merek kendaraan yang bekas taksi Blue Bird yang dijual, Toyota Limo masih mendominasi dan paling banyak dipilih oleh konsumen dibanding merek lain seperti Mercedes Benz. Faktor harga jual menjadi pertimbangan tersendiri bagi konsumen sebelum memutuskan membeli. Selain itu juga dipengaruhi oleh jumlah unit yang dijual. Toyota Limo unitnya lebih banyak berlipat-lipat dibanding Mercy.

“Tapi untuk kontribusi Mercedes-Benz nya memang tak sebanyak Blue Bird biasa yang memakai Toyota Limo. Karena kan memang armadanya lebih sedikit. Tapi berbicara pasar, kita masih ada (peminatnya-Red),” sambung Hery.

Blue Bird secara berkala dan kontinyu memang melepas beberapa armada yang masa guna pakainya sudah habis, baik itu Toyota Limo, Mercedes Benz maupun merek yang lain. Hal ini dilakukan demi menjaga kualitas armadanya.

Armada taksi premium PT Blue Bird
Silver Bird, Armada taksi premium PT Blue Bird

Untuk harga jual, Mercedes Benz E200 Kompresor yang selama ini digunakan sebagai armada Silver Bird dijual antara harga Rp 160 jutaan hingga Rp 175 juta. Mobil Silver Bird yang dijual adalah produksi tahun 2009 dan tahun 2010. Dengan harga tersebut konsumen mendapatkan garansi mesin selama 6 bulan. Namun untuk bagian lain seperti kelistrikan, kaki-kaki dan yang lain tidak ada garansi. Bagi konsumen yang mengalami trouble pada bagian-bagian tersebut harus mengeluarkan biaya sendiri untuk perbaikan ataupun pergantian.

“Mobil ini adalah mobil Silver Bird yang selesai masa operasinya dan kita jual. Ada yang keluaran 2009 dan 2010 (Mercedes-Benz E200 Kompresor). Semua sudah distandardisasi dan dalam keadaan laik jalan (kondisi bagus),” tutur Hery.

Staff PT Blue Bird yang lain, Leo Harwidono selaku Staff Koordinator Teknik PT Blue Bird Tbk. menuturkan mobil bekas taksi Silver Bird kalau dibanding dengan kondisinya saat masih baru jelas jauh. Tapi dia memastikan kalau kondisi mobil bekas taksi nya masih dalam keadaan baik dan sangat layak untuk jalan.

“Namun untuk presentasi dibanding kondisi baru cukup sulit dikatakan juga sih. Tapi kita yakin mobil masih dalam kondisi baik,” kata Leo.

Mercedes Benz bekas taksi silver bird
Salah satu Mercedes Benz bekas taksi silver bird

Baca :

The post Jaga Kualitas Armada, Blue Bird Jual Lebih Dari 5.000 Unit Bekas Taksi Dalam 2 Tahun appeared first on Mobilmo.Com.

Berita Mobil

Wuling Kota Manado Targetkan 700 Unit Untuk Wilayah Sulut

Wuling mencatatkan hasil positif penjualan Confero di wilayah Sulawesi Utara (Sulut). Selama empat bulan hadir di kota Manado dan sekitarnya tahun 2017, dealer PT Kumala Cemerlang Abadi sebagai dealer resmi Wuling di wilayah tersebut berhasil menjual Confero sebanyak 200-an unit.

Pergantian tahun 2018, target baru dicanangkan. Wuling kota Manado optimis pada tahun ini mampu menjual lebih dari 700 unit mobil merek Wuling, sebagaimana yang disampaikan Andi Isyana Ayu selaku Branc Manager Wuling Manado, Jum’at (19/1/18).

“Kami memproyeksikan dapat menjual kendaraan sebanyak 720 unit selama 2018,” tutur Andi.

Dealer Wuling Manado
Dealer Wuling Manado

Andi yakin penetapan target penjualan sebanyak itu dapat terpenuhi dan mendorong Wuling tetap kompetitif di industri otomotif Sulawesi Utara. Secara perhitungan bulanan, harus ada 60 unit merek Wuling yang terjual ke konsumen.

Soal statusnya sebagai pendatang baru, bagi Andi bukan halangan. Terbukti kehadiran Wuling di Sulawesi Utara khususnya kota Manado bisa diterima pasar dan menghasilkan penjualan yang cukup membanggakan.

Apalagi di tahun 2018 ini Wuling kota Manado juga bakal kedatangan pasukan baru segmen MPV, Cortez. Diyakini model baru penantang Toyota Innova yang sudah dikenalkan kepada publik pertengahan Desember 2017 tersebut bakal mendorong kinerja penjualan secara keseluruhan.

wuling cortez
wuling cortez

“Tidak lama lagi atau pada Februari 2018 kami akan hadirkan Wuling Cortez di Sulut, produk ini yakini akan di sambut pasar sebagaimana kehadiran Wuling seri Confero,” kata Andi.

Dengan memiliki dua produk andalan Confero dan Cortez, Wuling berharap bisa menguasai pasar Low MPV dan MPV di wilayah Sulawesi Utara sebesar 10 persen.

“Paling tidak kami bisa pegang 10 persen Polreg (Polisi registrasi) kendaraan tipe LMPV dan MPV,” terangnya.

Staf yang lain, Evan Muntu selaku Sale Supervaiser Wuling kota Manado mengungkapkan besarnya hasrat konsumen pada Confero dibanding kendaraan lain di segmen yang sama dikarenakan model tersebut punya banyak sekali kelebihan.

Wuling Confero Kota Manado
Wuling Confero mejeng di salah satu pusat perbelajaan Kota Manado

“Untuk fitur Confero menawarkan ruang kabin yang lebih besar. Artinya ruang kepala dan ruang kaki yang lega untuk seluruh keluarga. Bahkan telah dikengkapi tempat charger smartphone hingga kursi baris ketiga,” tuturnya.

Kelebihan lain dari Wuling Confero di kota Manado adalah harganya yang sangat kompetitif. Untuk tipe tertinggi saja, yaitu Confero S 1.5 tipe L Lux+ hanya dijual dengan harga Rp 180 jutaan. Sedangkan tipe paling bawah dijual dengan harga Rp 150 jutaan.

 

Baca :

The post Wuling Kota Manado Targetkan 700 Unit Untuk Wilayah Sulut appeared first on Mobilmo.Com.

avanza 2003

Masih Laris Manis, Toyota Tak Ingin Gegabah Poles Avanza

Masih laris manis dan diminati masyarakat, Toyota tak mau terburu-buru memoles Avanza.

Pabrikan otomotif Jepang, Toyota merasakan buah manis menghadirkan Avanza di Indonesia beberapa tahun silam. Dari pertama diluncurkan pada ajang Gaikindo Auto Expo akhir tahun 2003 mobil ini langsung laris manis. Tahun pertama dipasarkan, lebih dari 100 ribu unit Avanza dibeli masyarakat. Perolehan positif itu terus berlanjut hingga saat ini.

Toyota Avanza keluaran 2003
Toyota Avanza generasi pertama tahun 2003

Terus mencatatkan penjualan bulanan yang tinggi membuat Avanza mendapat julukan mobil sejuta umat. Hampir di tiap sudut jalanan Indonesia, selalu ada Avanza di sana. Avanza benar-benar menjadi tulang punggung penjualan mobil merek Toyota. Sayang, Avanza selama ini jarang mendapatkan sentuhan perubahan.

Hal itu juga diakui oleh Toyota Astra Motor (TAM) selaku agen pemegang merek. Dan diberitahukan pula kepada media kalau saat ini perubahan Toyota Avanza sedang dalam tahap studi, model apa yang mau diberikan ubahan. Apa hanya akan dibikin lebih manis dengan pernak-pernik, atau mau diupgrade menjadi versi baru, atau juga varian Veloz-nya yang mau diubah total kayak Rush lama menjadi All New Rush.

All New Rush tampak samping belakang
All New Rush tampak samping belakang

“Avanza itu sedang dalam tahap studi, apakah akan dipercantik atau Veloz-nya yang akan diubah. Itu sedang kami pikirkan,” tutur Fransiscus Soerjopranoto selaku Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor (TAM) di sela-sela acara test drive Toyota All New Rush di Bandung, Jawa Barat Rabu, 17 Januari 2018.

Soerjo menambahkan, Toyota tak ingin terlalu gegabah mengambil keputusan perubahan Avanza sebab hingga saat ini, Avanza masih jadi model Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) paling laris dan diminati. Belum ada satu pun model baik dari segmen yang sama maupun dari segmen lain yang bisa mendekati, apalagi menyalip.

“Jualan Avanza masih cukup kuat, masih ada di angka 11.000 per bulan,” ungkapnya.

Grand New Avanza - Exterior
Grand New Avanza – Exterior

Baca : 

Kehadiran model baru, Mitsubishi Xpander yang juga fenomenal diprediksi banyak kalangan bakal menggoyang kemapanan pasar Avanza. Tapi, Soerjopranoto tidak sependapat. Dia melihat ada perbedaan sasaran konsumen antara Xpander dan Avanza.

Menurutnya, melihat tampilan Xpander sejak kali pertama diluncurkan, Soerjo bisa membaca kalau sasaran utama konsumen Xpander adalah mereka yang mengutamakan sisi stylish. Beda dengan konsumen Avanza yang rata-rata lebih mengutamakan fungsional dan kapasitas daya angkut.

Mitsubishi Xpander GIIAS 2017
Mitsubishi Xpander yang diluncurkan di GIIAS 2017

“Dari awal Xpander keluar sebenarnya berbeda. Karena Xpander itu stylish, sedangkan Avanza itu bukan ke arah Stylish,” tambahnya.

The post Masih Laris Manis, Toyota Tak Ingin Gegabah Poles Avanza appeared first on Mobilmo.Com.