Ahmad Muhibbuddin

AHM Meriahkan Seren Taun Ciptagelar

SUKABUMI (DP) – Ada yang berbeda saat perayaan puncak upacara Seren Taun di Kasepuhan Ciptagelar ke 649 di Kasepuhan Ciptagelar, Sukabumi (17/9), dengan hadirnya PT Astra Honda Motor (AHM) bersama Sahabat Satu Hati untuk melakukan kegiatan sosial.

Pada kesempatan ini, Sesepuh Kasepuhan Ciptagelar Abah Ugi Sugriwa Rakasiwi berkenan menerima Deputy Head of Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin dan tim Sahabat Satu Hati yang hadir untuk melakukan beberapa kegiatan sosial.

“Upacara Seren Tahun ini merupakan tradisi unik yang harus dilestarikan. Untuk menjaganya perlu generasi penerus yang terdidik. Kami ingin berpartisipasi membantu warga menyiapkannya dengan menyediakan bantuan peralatan pendidikan dan sarana pendukung lainnya,” ujar Ahmad Muhibbuddin.

Selain membagikan peralatan belajar, Sahabat Satu Hati melakukan monitoring dan evaluasi program listrik Mikrohidro untuk warga Kasepuhan Ciptagelar dan program penanaman pohon bersama masyarakat Ciptagelar.

Sahabat Satu Hati sendiri merupakan komunitas pecinta sepeda motor Honda yang memiliki kepedulian di bidang pendidikan, sosial, budaya, dan aksi tanggap bencana. Mereka terdiri berbagai komponen baik dari karyawan AHM dan anak perusahaannya, guru dan siswa sekolah, maupun masyarakat umum.

Sahabat Satu Hati selalu berupaya dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Kegiatan sosial di Kasepuhan Ciptagelar ini merupakan puncak acara beragam kegiatan sosial yang mereka lakukan dalam rangkaian program Sahabat Satu Hati Berbagi di wilayah Jawa Barat.

Selain kegiatan di Ciptagelar, AHM juga mengadakan Safety Riding #Cari_Aman sebelumnya Program Sahabat Satu Hati Berbagi dilakukan di SMK Hijau Muda Cikarang, Bekasi (9/9), kemudian dilanjutkan di SMK Negeri 4 Sukabumi (15/6), dan Pondok Pesantren Riyadlul Jannah Cikundul Sukabumi (16/9).

Program ini meliputi kegiatan berbagi ilmu, mulai dari kampanye safety riding #cariaman, pembekalan dunia kerja, fotografi, hingga penggunaan blog dan sosial media secara positif termasuk untuk kampanye keselamatan berkendara.[dp/Res]




 

 

 

A4

Sedih! Honda New Accord Tak Laku Selama Juli dan…

JAKARTA (DP) – Melalui data Gabungan Industri Kendaraan Indonesia (Gaikindo), diinformasikan bahwa penjualan kendaraan roda empat di segmen medium sedan sepanjang Agustus mengalami kenaikan. Di mana, tercatat sebanyak 530 unit sedan medium laku terjual dibanding pada Juli yang hanya 362 unit.

Pasar sedan medium diisi oleh Honda New Accord, Toyota Camry, BMW 3 series, Nissan Teana, Mercedes Benz C-Class, Mazda 6, BMW 1 series, Audi A3, A4, Audi TT, Peugeot 407 dan 408, Hyundai Sonata, BMW Z4, KIA Optima, dan VW New Beetle.

Menurut data yang ada, pada Agustus hanya sejumlah model yang sukses memikat konsumen antara lain; Toyota Camry sebanyak 139 unit, BMW 3 Series 32 unit, Nissan Teana 2 unit, dan Audi A3, A4, dan TT 4 unit.

Cukup mengejutkan adalah Honda New Accord yang baru saja mendapat penyegaran pada April 2016 lalu tidak cukup kuat mempertahankan pamornya. Selama Juli dan Agustus, PT Honda Prospect Motor (HPM) tidak mendapat masukan laporan penjualan, padahal ada pesta akbar Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show 2017.

Hal yang sama terjadi dengan BMW 1 Series, Peugeot 407 & 408, Hyundai Sonata, BMW Z4, KIA Optima, dan VW New Beetle. [dp/Res]

 

Auto News

Royal Enfield Gelar Saturday Night Market

JAKARTA (DP) – Brand motor legendaris Royal Enfield melalui diler resminya di Indonesia, PT Distributor Motor Indonesia, mengadakan kegiatan Saturday Night Market untuk pertama kalinya pada Sabtu Malam (16/9).

Kegiatan yang dilakukan di exclusive store Royal Enfield Pejaten, Jakarta Selatan ini mengangkat konsep “night market” dengan tema garden party yang turut melibatkan para penggemar Royal Enfield, customer, custom builders, serta komunitas-komunitas motor lainnya di Jakarta Berkendara dengan motor Royal Enfield.

Melalui Saturday Night Market yang pertama ini, Royal Enfield Indonesia ingin menyediakan wadah bagi penggemar R9 Royal Enfield dan rekan-rekan komunitas motor lainnya untuk berkumpul berbagi spirit of motorcycling pada akhir pekan.

“Kami ingin kegiatan ini diadakan secara rutin setiap bulannya dengan tema yang berbeda dengan harapan agar komunitas-komunitas ini dapat semakin berkembang dan kuat dengan kedekatan yang terjalin.” kata Ade Sulistioputra, Managing Director PT Distributor Motor Indonesia.

Kegiatan Saturday Night Market yang menargetkan lebih dari 500 pengunjung ini disi dengan berbagai acara menarik seperti musik, games, pengumuman dimulainya kompetisi modifikasi motor “Rebuild Bike Challenge” yang diselenggarakan oleh Royal Enfield.

“Acara ini juga dimeriahkan oleh beragam tenant dari segmen aksesori motor hingga kuliner Sejalan dengan misinya untuk memimpin dan memperluas segmen sepeda motor berukuran menengah di dunia, Royal Enfield telah memulai operasional resminya di Indonesia sejak awal ahun 2016,” katanya. [dp/Res]




Auto News

Jalan Tol Ruas Bawen-Salatiga Resmi Beroperasi

SEMARANG (DP) – Ruas Jalan Tol Bawen-Salatiga sepanjang 17,6 km, yang merupakan bagian dari Jalan Tol Semarang-Solo dioperasikan pada Jumat (15/9), dan akan dioperasikan tanpa tarif sampai dengan terbitnya Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tentang pemberlakuan tarif di ruas tersebut.

Pengoperasian ruas Bawen-Salatiga berdasarkan Sertifikat Laik Fungsi Jalan Tol Semarang-Solo Segmen III Bawen-Salatiga dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat nomor : AJ.005/I/18/DJPD/2017 tanggal 24 Agustus 2017 dan  Sertifikat Laik Operasi Jalan Tol Semarang-Solo Seksi III Bawen-Salatiga dari Kepala Badan Pengatur Jalan Tol nomor : JL.03.04-P/339 tanggal 14 September 2017

Jalan Tol Semarang-Solo dikelola oleh PT Trans Marga Jateng, yang merupakan konsorsium PT Jasa Marga (Persero) Tbk., Astra Infra, dan PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah.

Pengoperasian seksi III : Ruas Bawen-Salatiga melengkapi pengoperasian seksi I : Ruas Semarang-Ungaran sepanjang 10,85 km pada November 2011 dan seksi II : Ungaran-Bawen sepanjang 11,99 km pada April 2014.

Saat ini, PT Trans Marga Jateng sedang menyelesaikan pembangunan konstruksi Ruas Salatiga-Kartosuro, sepanjang 32,20 km, sehinggal nantinya total panjang  Jalan Tol Semarang-Solo akan menjadi 72,64 km.

Ruas Bawen-Salatiga dioperasikan sementara hanya untuk kendaraan umum (kecil), kecuali jenis bus dan truk. Pengoperasian ruas Bawen-Salatiga sekaligus menandai perubahan sistem transaksi tol. Sistem transaksi saat ini menggunakan sistem terbuka, selanjutnya akan menggunakan sistem transaksi tertutup, sesuai dengan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT).

Mekanisme pengoperasian dengan sistem tertutup dapat digambarkan sbb : pemakai jalan tol memasuki Gardu Masuk (Entrance) harus mengambil Kartu Tanda Masuk Elektronik (KTME), dan di Gardu Keluar (Exit) menyerahkan KTME serta  membayar tol sesuai golongan kendaraan dan asal Gerbang Tol.

Sedangkan dalam mekanisme transaksi Sistem Terbuka, setiap pemakai jalan yang lewat gardu tol langsung membayar tol sesuai dengan golongan kendaraan.

Bagi pengguna jalan tol yang masuk dari Semarang, Ungaran atau Bawen menuju Salatiga, atau sebaliknya dari Salatiga ke Bawen, Ungaran atau Semarang lewat jalan tol, di gerbang tol keluar tetap wajib membayar tarif  tol untuk ruas Semarang-Bawen, sesuai golongan kendaraan dan asal gerbang. Jadi yang gratis hanya ruas Bawen-Salatiga sampai dengan terbitnya surat diberlakukan tarif tol.

Meskipun ruas Bawen-Salatiga dioperasikan dalam tahap uji coba namun dapat dipastikan Standar Pelayanan Minimum (SPM) Jalan Tol sudah terpenuhi. Sarana dan prasarana ruas Bawen-Salatiga sudah sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Jalan Tol sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia nomor 16/PRT/M/2014 tanggal 17 Oktober 2014. [dp]