Hal yang harus diperhatikan dalam menyalakan lampu sein mobil

Menyalakan lampu sein Mobil sangat diperlukan ketika akan berbelok menuju pertigaan atau perempatan. Selain itu ketika akan menyalip dan juga meminggirkan Mobil diharapkan untuk menyalakan lampu sein Mobil. Jadi lampu sein fungsinya adalah sebagai tanda untuk pengendara lain bahwasanya Mobil kita akan berbelok. Lampu sein terdapat 4 buah dan beda tempatnya, yakni di depan kanan dan kiri begitu juga di belakang kanan dan kiri. Jadi ketika menyalakan lampu sein kanan itu tandanya akan berbelok ke kanan, begitu juga sebaliknya jika menyalakan lampu sein kiri itu tandanya akan berbelok ke kiri.

Pada umumnya lampu sein menggunakan warna kuning, hal tersebut bertujuan supaya cahaya yang dihasilkan lebih terang dan tidak mengganggu pandangan pengendara lain. Nyalanya pun juga berkedip-kedip dan mampu menembus udara dengan sangat baik dibandingkan dengan penggunaan lampu warna putih. Lampu dengan warna tersebut akan dapat terlihat jelas meskipun dalam kondisi hujan deras ataupun jalanan yang berkabut.

Untuk cara menyalakan lampu sein sebenarnya sangat mudah, yakni cukup menggeser tuas ke bawah untuk menyalakan lampu sein sebelah kanan. Sedangkan untuk lampu sein sebelah kiri menggeser tuas ke atas. Untuk letak tuas berbeda-beda tiap Mobil, biasanya pada Mobil buatan Jepang letaknya di sebelah kiri kemudi Mobil.

Selain hal di atas masih ada yang perlu diperhatikan dalam menyalakan lampu sein Mobil, untuk lebih jelasnya mari kita simak di bawah ini:

  1. Menyalakan lampu sein dengan benar

Jadi ketika menyalakan lampu sein sebaiknya dilakukan dengan benar. Sebelum Mobil akan berbelok diharapkan menyalakan lampu sein sebelah kiri jika akan berbelok ke kiri begitu juga sebaliknya. Jangan sampai keliru dalam menyalakan lampu sein karena bisa berakibat fatal danĀ  membahayakan pengendara lainnya juga.

  1. Memahami fungsi lain dari lampu sein

Selain sebagai tanda untuk berbelok, lampu sein juga memiliki fungsi lainnya yaitu menandakan Mobil Anda akan berpindah jalur. Jadi ketika Anda akan melakukan perpindahan jalur sebaiknya menyalakan lampu sein. Hal tersebut berguna sebagai penanda Mobil di belakang dan juga di depan yang berpapasan dengan Mobil Anda. Selain itu fungsi lainnya adalah sebagai penanda bahaya Mobil yang akan menyalip di belakang Anda ketika dalam tikungan. Selain itu apa bila ingin berhenti juga diharapkan untuk menyalakan lampu sein sebelah kiri.

  1. Waktu yang tepat untuk menyalakan lampu sein

Untuk menyalakan lampu sein diharapkan jangan sampai kurang dari 5 detik ketika akan membelok. Apabila kurang dari angka tersebut maka pengendara lain bisa saja tidak menyadari bahwa Anda akan membelok dan bisa saja menabrak Mobil Anda dari arah belakang. Selain itu perhatikan juga kecepatan Mobil Anda, apabila kecepatannya mencapai 40 km/jam dan di atasnya, maka untuk menyalakan lampu sein 100 meter sebelum belokan. Hal tersebut tentunya dilakukan untuk keamanan bersama.

  1. Mematikan lampu sein jika tidak dipakai

Jadi menyalakan lampu sein memang sangat penting, namun jika tidak ada fungsinya seperti saat berada di jalanan lurus dan tidak berpindah jalur sebaiknya dimatikan saja. Apabila Anda menyalakannya maka akan membingungkan pengendara di belakang Anda. Kadang Mobil lampu seinnya menyala di sebelah kanan, namun sudah ditunggu lama tidak ada pergeseran ke sebelah kanan tentunya pengemudi di belakang Anda akan kebingungan apakah mau menyalip atau tidak.

Dengan melihat hal tersebut tentunya fungsi lampu sein termasuk dalam sistem keselamatan. Jadi gunakanlah dengan bijak dan selalu berkonsentrasi saat mengemudi Mobil.

 

The post Hal yang harus diperhatikan dalam menyalakan lampu sein mobil appeared first on Mobilmo.Com.