Pengoperasian Sistem Penggerak Tesla Model S

Teknisimobil.com – Pada artikel sebelumnya, telah kita bahas tentang prinsip kerja pada sistem penggerak, kali ini akan dijelaskan pengoperasian sistem penggerak Tesla Model S. Penjelasan meliputi pemilihan gigi baik neutral, drive, reverse (mundur) dan juga beberapa penjelasan lainnya.

Pengoperasian Sistem Penggerak Tesla Model S

©flickr

Pemilihan Gigi

Handle gigi merupakan bagian dari Steering Column Control Module (SCCM) yang terletak di ruang kemudi. SCCM mengirim sinyal CAN casis higt-speed 500 kBd ke Gateway Tesla tergantung pada perlengkapan yang dipilih: P, R, N, atau D. Sinyal CAN kemudian diteruskan ke drive inverter melalui powertrain CAN high-speed pada 500 kBd.

Neutral

Memilih posisi Netral dan terapkan parking brake jika kendaraan harus tetap diam untuk jangka waktu tertentu, seperti pada keadaan menunggu lampu hijau di jalan raya. Saat mobil dalam keadaan Netral, tidak ada torka yang diperintahkan ke motor. Rem harus digunakan saat beralih gigi dari Netral ke Drive atau Reverse.

Ketika posisi netral dipilih, kendaraan beralih ke netral listrik dan memerintahkan torka nol ke motor. Drive inverter memasuki standby mode.

Drive

Posisi drive dapat dipilih kapan saja kendaraan tersebut tidak bergerak atau bergerak maju. Posisi drive juga dapat dipilih jika kecepatan balik kendaraan kurang dari 5 mph.

Jika kendaraan tersebut pada posisi netral selama lebih dari 1 detik dan kendaraan bergerak kurang dari 5 mph, pedal rem harus ditekan agar dapat masuk posisi drive atau reverse (mundur).

Jika dipilih posisi drive dari posisi netral saat kendaraan tidak bergerak dan pedal akselerator tertekan, tidak ada torla yang diperintahkan sampai pedal akselerasi dilepaskan.

Jika kendaraan tersebut telah berapa pada posisi Netral atau Park selama lebih dari 1 detik dan kendaraan bergerak kurang dari 0,5 mph, pedal rem harus ditekan dan pedal akselerator (gas) dilepas untuk masuk ke posisi Drive atau Reverse.

Khusus untuk kendaraan-kendaraan yang dijual di Eropa, pemilihan gigi yang tidak benar menyebabkan mobil beralih ke posisi netral. Untuk semua penjualan lain, pemilihan gigi yang tidak benar tidak mengubah gigi menjadi aktif.

Reverse

Gerakan mundur mobil (reverse drive) dapat dipilih kapan saja kecepatan maju kendaraan kurang dari 5 mph. Kecepatan maksimum gerak mundur kendaraan dibatasi hingga 15 mph.

Jika posisi Reverse dipilih dari posisi Netral saat kendaraan tidak bergerak dan pedal akselerator tertekan, tidak ada torka yang diperintahkan sampai pedal akselerator dilepaskan.

Gerakan mundur dapat dicapai dengan membalikkan arah rotasi motor. Jika posisi Reverse dipilih saat kecepatan roda menunjukkan kendaraan melaju lebih dari 5 mph ke arah depan, pemilihan roda gigi ditolak.

Park

Electronic Park Brake (EPB) diberlakukan untuk mencegah agar kendaraan tidak berputar (bergerak). EPB terlepas secara otomatis saat perpindahan dari posisi Park ke posisi Drive, posisi Reverse, atau Neutral.

Gearbox tidak memiliki mekanisme parking pawl.

Penolakan Permintaan Pindah Gigi

Sembarang posisi gigi dapat dipilih kapan saja. Namun, pemilihan gigi yang tidak sempurna dicegah sampai kondisi yang dibutuhkan terpenuhi. Tanda yang terdengar menunjukkan pemilihan posisi gigi yang tidak benar (tepat).

Torka Kecil

Jika kendaraan berada pada posisi Drive atau Reverse dan pedal akselerator tidak tertekan, sejumlah torka tetap diperintahkan untuk mempertahankan efek kecil yang serupa dengan kendaraan transmisi otomatis.

Fitur torka kecil dapat dinyalakan atau dimatikan oleh pengemudi, menggunakan layar sentuh.

Driving Mode

Model S menyediakan driving mode (mode kemudi) yang dapat dipilih yakni standard dan range.

Perbedaan antara kedua mode tersebut adalah jumlah energi yang dikonsumsi oleh sistem manajemen thermal.

Pada model Standar, sistem manajemen thermal beroperasi penuh untuk menjaga penumpang pada kelembapan dan suhu yang diinginkan, sembari mempertahankan temperatur beterai dalam kisaran operasi nominalnya.

Model Range, mengurangi konsumsi daya kendaraan dengan memodifikasi strategi pengelolaan thermal;

  1. Hal ini memungkinkan baterai HV beroperasi dalam kisaran temperatur nominal yang lebih luas, yang mengurangi energi yang dikonsumsi untuk pendinginan dan pemanasan baterai.
  2. Hal ini membatasi pemanasan kabin dan kapasitas pendinginan, yang mengurangi energi yang digunakan oleh kompresor AC, pemanas PTC, dan blower motor.

Kinerja dan perilaku powertrain tidak terpengaruhi. Setelah model Range dipilih, tetap terhubung sampai model Standar dipilih kembali.

The post Pengoperasian Sistem Penggerak Tesla Model S appeared first on Teknisimobil.com.