Penjelasan Komponen Stability Control and ABS Tesla Model S

Teknisimobil.com – Salam sejahtera sahabat teknisimobil, kami akan lanjutkan pembahasan tentang stability control and ABS yakni Penjelasan Komponen Stability Control and ABS Tesla Model S. Pada bagian sebelumnya telah kita bahas secara lengkap posisi komponen, tentu saja disertai dengan nama komponennya, stability control dan ABS Tesla Model S. Mari kita simak pembahasan berikut.

ESC Hyraulic Control Unit

Penjelasan Komponen Stability Control and ABS Tesla Model S

©Tesla

ESC Hyraulic Control Unit terdiri dari empat komponen utama yakni:

  1. ESC ECU attachment
  2. Valve block
  3. Mounting bracket
  4. Pump motor

Komponen utama sistem ESC adalah hydraulic control unit. Komponen utama ini terdiri dari tiga komponen utama:

  1. The ECU attachment, housing the processor and valve driver electronics
  2. The valve block, containing the hydraulic valves and accumulators
  3. The pump motor

ECS hydraulic control unit dipasang di sisi kiri dari sub-frame cross-member. Ini disuplai oleh dua jalur rem dari setiap rangkaian silinder induk tandem. Empat laur rem keluar dari blok katup dan terhubung ke masing-masing kaliper rem. Semua enam lokasi jalur rem ditandari pada blok katup, menunjukkan konfigurasi hidrolik yang benar.

ESC hydraulic modulator tidak dapat diperbaiki. Modulator ini dirancang untuk beroperasi selama umur kendaraan. Jika terjadi kesalahan, seluruh unit harus diubah. ESC unit memiliki antarmuka UDS yang dapat diakses melalui port OBD-II. Ini dilengkapi dengan sistem pemecahan masalah tingkat lanjut yang dapat memantau dan mendiagnosis semua komponen sensor terkait dan hydraulic control unit itu sendiri. Kesalahan paling baik didiagnosis dengan membaca pesan diagnostik.

Wheel Speed Sensors

Penjelasan Komponen Stability Control and ABS Tesla Model S

©Tesla

Wheel Speed Sensors terdiri dari tiga bagian yakni

  1. Wheel speed sensor
  2. Sensor tone ring, integrated into wheel bearing
  3. Hub

Wheel speed sensors (sensor kelajuan roda) memberikan sinyal kelajuan roda digital ke modulator ABS. Sensor kelajuan roda terpasang di setiap unit bantalan roda. Elemen penginderaan terletak sejajar dengan cicin nada sensor magnetik, yang terintegrasi dengan seal bantalan inboard. Setiap seal mengandung unsur-unsur magnetik yang diatur dalam pole-pairs yang membentuk tone ring. Hanya satu sisi bantalan yang berisi integrated tone ring.

Saat roda berputar, pole-rings di dalam seal menyebabkan fluktuasi voltase sinusoidal pada sensor roda (efek Hall) yang diubah menjadi sinyal gelombang persegi. Frekuensi sinyal sebanding dengan kecepatan masing-masing roda.

Sensor kelajuan roda adalah sensor aktif. Mereka menampikan sinyal digital berbasis arus yang telah dikonversi dari bentuk analog, dan diproses di unit sensor sebelum dikirim ke unit kontrol ESC. Hal ini memastikan bahwa gangguan dan kesalahan pada sinyal efek Hall mentah tidak dilewatkan ke prosesor ESC. Lebar pulsa membawa arah lebih lanjut dan informasi diagnostik dan tidak sebanding dengan kecepatan kendaraan.

Elemen sensor tidak dapat diperbaiki. Kesalahan yang paling umum terjadi karena kerusakan kabel atau konektor, dengan sensor yang gagal kurang umum. Pemecahan masalah diagnostik menunjukkan jenis kesalahan.

Steering Angle Sensor

Penjelasan Komponen Stability Control and ABS Tesla Model S

©Tesla

Steering Angle Sensor terdiri dari dua bagian utama yakni steering column control module dan clockspring.

Steering angle sensor (sensor sudut kemudi) adalah bagian dari steering column control module (SCCM). Sensor memasukkan kolom kemudi melalui sepasang detent yang berada di slot di lengan luar kemudi saat modul tangkai terpasang, sehingga memusatkan modul pada kolom. Sensor sudut kemudi mengkomunikasikan sudut kemudi ke sistem kendaraan lain melalui jaringan CAN chassis berkecepatan tinggi.

Yaw Rate Sensor Cluster

Penjelasan Komponen Stability Control and ABS Tesla Model S

©Tesla

Terdiri dari lateral acceleration and yaw rate sensor.

Gabungan lateral acceleration/yaw rate sensor berada di bawah center console. Sensor ini digunakan untuk operasi ESC dan mengukur rotasi kendaraan di sekitar sumbu vertikal (yaw rate), sementara pada saat yang sama mengukur percepatan arah tegak lurus terhadap arah penggerak. Fungsi ESC menggunakan input sensor untuk mendeteksi onset slip selama posisi menikung. Sensor berkomunikasi dengan control unit ESC melalui jaringan CAN.

Indikacor Lights

Saat kendaraan dinyalakan, ECU ABS melakukan pemeriksaan lampu indikator yang terkait dengan rem pada paket instrumen sebagai bagian dari prosedur power-up. Lampu indikator menyala kira-kira lima detik dan kemudian dimatikan. Jika lampu indikator tetap menylaha setelah check, kesalahan berarti telah terdeteksi dan memerlukan perbaikan.

Brake Fluid

Minyak rem DOT 3 atau DOT 4 ditetapkan untuk digunakan dalam rangkaian pengereman hidrolik. Minyak rem digunakan untuk mentransfer tekanan rem dari master sylinder melalui pipa rem ke kaliper rem. Pengereman menghasilkan energi panas, yang dipindahkan ke komponen pengereman. Oleh karena itu, cairan rem harus memiliki titik didih tinggi agar tetap efesien.

Minyak rem menyerap kelembaban dari atmosfer. Titik didih kering cairan rem, bila baru, adalah 401 derajat Fahrenheit atau sekitar 205 derajat Celcius. Titik didih minyak rem menyerap uap air dari atmosfer adalah 284 derajat Fahrenheit atau 140 derajat Celcius. Jika minyak rem mendidih, sehingga menghasilkan gerakan pedal lebih lama dan berpotensi mengurangi efek pengereman. Inilah salah satu penyebab pedal rem memudar.

The post Penjelasan Komponen Stability Control and ABS Tesla Model S appeared first on Teknisimobil.com.