Pentingnya Memakai Sabuk Pengaman Di Kursi Belakang

Saat mengendarai Mobil tentunya yang diharapkan oleh pengemudi serta penumpang belakang adalah selamat sampai tujuan. Hal tersebut memang sesuatu yang sangat penting karena keselamatan merupakan harga yang mahal. Namun seringkali ada hal yang sering dilupakan oleh penumpang bagian belakang. Hal yang sering diabaikan adalah memakai sabuk pengaman di kursi belakang. Biasanya yang memakai sabuk pengaman adalah penumpang depan saja, padahal keselamatan yang diinginkan adalah semua yang berada di dalam Mobil.

Sesuatu hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan bisa saja terjadi oleh siapa saja dan kapan saja. Tentunya jika terjadi hal tersebut namun sabuk pengaman tidak dipakai akan sangat beresiko. Mungkin bagi penumpang depan akan terbantu dengan penggunaan sabuk pengaman sehingga tidak terbentur kaca depan atau kemudi. Tetapi bagaimana pada penumpang belakang yang tidak menggunakannya, tentunya akan terpental ke depan dan beresiko cidera parah. Oleh sebab itulah sangat dianjurkan memakai sabuk pengaman di kursi belakang demi menjaga keselamatannya.

 

Apabila masih saja tidak mau memakainya, kali ini akan diberikan informasi tentang resiko yang bisa dicegah jika memakai sabuk pengaman di kursi belakang untuk penumpang baris belakang.

  1. Terlempar keluar atau terbentur

Apabila terjadi kecelakaan, penumpang belakang yang tidak memakai sabuk pengaman akan terbentur menuju arah depan. Akan tetapi selain hal tersebut juga bisa terlempar keluar. Penelitian yang dilakukan bahwa kebanyakan orang yang terlempar beresiko meninggal lebih besar. Oleh sebab itu sangat penting memakai sabuk pengaman di kursi bealakang.

  1. Dapat membahayakan penumpang lainnya

Selain resiko di atas, bagi penumpang yang tidak memakai sabuk pengaman bisa menimpa atau berbenturan dengan penumpang lain yang memakainya. Bagaimana tidak, penumpang akan terbentur kesana dan kemari, sementara penumpang yang menggunakan sabuk pengaman berdiam di tempat mereka duduk.

Cara kerja sabuk pengaman

Pada saat mengalami kecelakaan maka penumpang belakang yang tidak memakai sabuk pengaman bisa bergerak begitu cepat mengikuti laju Mobil. Hal tersebut terjadi sebelum benturan. Biasanya gerakan meluncur tersebut ke arah depan, akan tetapi kadang juga bergerak menuju samping. Akan tetapi yang lebih parah adalah terpental keluar dari Mobil.

Apabila memakai sabuk pengaman di kursi belakang akan terasa lebih aman. Resiko terjadinya benturan atau kontak dengan benda lain yang berada pada interior Mobil juga semakin kecil. Hal tersebut dikarenakan penumpang yang menggunakan sabuk pengaman akan tetap berada di kursi saat terjadi kecelakaan karena ditahan oleh sealt belt tersebut.

Untuk kendaraan roda empat, sabuk pengaman yang sering digunakan adalah sealt belt yang menggunakan bentuk diagonal dan tumpuannya berada pada 3 titik. Untuk jenis ini merupakan paling aman dan nyaman pada kendaraan seperti Mobil.

Selain itu, yang tidak kalah penting dan perlu perhatian khusus adalah sabuk pengaman untuk bayi ataupun anak-anak. Jadi bagi mereka sabuk pengaman harus khusus tidak menggunakan yang dipakai orang dewasa. Hal tersebut dikarenakan sabuk pengaman dewasa tidak aman jika dipakai anak-anak atau balita. Malahan bisa menjadikan cidera pada bagian dada dan juga perut. Oleh sebab itu gunakanlah sabuk pengaman khusus untuk anak yang sesuai dengan kondisinya.

Selanjutnya adalah informasi tentang sabuk pengaman untuk bayi dan anak-anak. Untuk car seat pada bayi atau infant car seat dapat digunakan pada anak yang memiliki berat badan 18 sampai 88 kilogram. Sedangkan untuk berat badan 18 sampai 36 kilogram bisa menggunakan sabuk pengaman konvertible. Jenis yang terakhir adalah all in one seat yang bisa digunakan untuk bayi sampai anak anak yang sudah mempunyai umur.

 

The post Pentingnya Memakai Sabuk Pengaman Di Kursi Belakang appeared first on Mobilmo.Com.