Rem Mobil Otomatis Tesla; Satu dari Empat Produsen Lolos…

Teknisimobil.com – Meski tergolong ‘baru’ sebagai produsen mobil, rupanya Tesla memang tidak dapat dianggap enteng, yang terbukti mampu bersaing dalam hal rem mobil otomatis. Berita terbaru yang kami lansir dari Teslarati, mengatakan bahwa rem mobil otomotis mereka mempu lolos uji NHTSA (National Highway Traffic Safety Administration) dari empat produsen lain yang juga lolos.

Rem mobil otomatis

Sumber: http://www.inautonews.com/wp-content/uploads/2014/03/nhtsa-office-51-people-workforce.jpg

[Baca juga: Cara mengganti lampu Rem Honda CR-V]

Berdasarkan laporan terbaru mengenai automatic emergency braking (AEB) atau standar pengereman darurat otomatis untuk produsen mobil, NHTSA, dan Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) telah mengumumkan bahwa Tesla menjadi salah satu dari [hanya] empat produsen sejauh ini yang telah memenuhi kriteria AEB pada lebih dari separih kendaraan yang diproduksinya pada model tahun 2017. Loporan produsen pertama mengenai standar penghindaraan kecelakaan ini memberi datfar empat produsen yang menawarkan AEB lebih dari setengah dan tujuh lainnya memiliki teknologi lebih dari tiga puluh persen pada tahun 2017.

Inisiatif ini pertama kali diumumkan pada tahun 2015 dengan total sepuluh produsen mobil termasuk Tesla. Pembuat mobil lain saat itu termasuk Audi, BMW, Ford, General Motors, Mazda, Mercedes-Benz, Toyota, Volkswagen, dan Volvo. Setahun kemudian, sepuluh produsen tambahan bergabung. Tujuan inisiatif ini adalah untuk membuat produsen secara sukarela membuat sistem peringatan benturan tabrakan (forward collision warning/FCW) dan peralatan standar pengereman darurat otomatis pada semua kendaraan yang diproduksi pada tanggal 1 September 2022, kira-kira pada saat model tahun 2023 kendaraan akan memasuki produksi.

Inisiatif ini mendorong lebih lanjut untuk semua truk di sektor tugas-menengah (8.501 sampai 10.000 pound berat beban kendaraan) untuk memenuhi standar yang sama pada tahun 2025.

Baru-baru ini, produsen menyerahkan laporan kemajuan tahunan pertama mereka ke konsorsium IIHs-NHTSA untuk kendaraan yang diproduksi antara 1 September 2016 hingga 31 Agustus 2017 untuk pasar AS. Tesla, sebagai salah satunya, memiliki proporsi terbesar dari kendaraannya termasuk teknologi untuk tahun 2017. Meskipun banyak orang yang memiliki AEB dinonaktifkan karena masalah gangguan dengan tingkat kepekaannya. Fitur ini kembali diaktifkan pada akhir April dan awal Mei setelah dilakukan pembaruan perangkat lunak.

Sebagai rujukan, laporan IIHS-NHTSA menyatakan bahwa consumer reports, yang membantu dalam memantau kemajuan menuju pemenuhan prakarsa, menemukan bahwa hanya 19% dari seluruh kendaraan model tahun 2017 termasuk AEB dan FCW sebagai peralatan standar. Sebagian besar kendaraan tersebut, seperti Model S dan Model X yang dilaporkan Tesla, diklasifikasikan sebagai kendaraan mewah berdasrkan titik harga.

IIHS dan NHTSA memperkirakan bahwa jika komitmen produsen untuk memenuhi standar prakarsa dipenuhi pada tahun 2025, total 28.000 kecelakaan dan 12.000 cedera akan dapat dicegah. Total komitmen sejauh ini dari produsen di pasar AS untuk lebih dari 99% kendaraan yang terjual di negara ini.

Tesla Model X respons test photo

Photo by motorblog

Rem mobil otomatis

Dari hasil pengujian rem otomatis, rem Tesla Model X mampu memberi respon cepat terhadap kendaraan yang tiba-tiba berhenti di depannya. Sumber: https://www.teslarati.com/tesla-model-x-autopilot-detects-braking-two-cars-ahead/

Sistem yang sesuai dengan standar kendaraan harus dilengkapi dengan FCW yang memenuhi 2 dari 3 persyaratan NHCCA 5-Star Safety Ratings dan AEB yang menghasilkan setidaknya peringkat “Lanjutan” dari IIHS. Keempat produsen mobil patuh yang telah memenuhi standar di lebih dari lima puluh persen model 2017 yang diproduksi meliputi Audi (73%), Mercedes-Benz (96%), dan Volvo (68%) di samping Tesla (99,8%).

[Baca juga: Cara mengganti saringan udara mesin Toyota Camry]

Produsen lain memiliki jumlah yang lebih rendah, namun komitmen yang tumbuh dengan cepat terhadap standar. Toyota pada 56 persen menyumbang total volume kendaraan yang dilengkapi untuk memenuhi persyaratan inisiatif tersebut dengan General Motors, 20 persen, mengikuti di belakang. Terendah dalam daftar kepatuhan aturan ini adalah Fiat Chrysler, Ford, Hyundai, Kia, dan Mitsubishi. Hanya Jaguar Land Rover dan Porsche yang tidak menawarkan teknologi sama sekali pada tahun 2017 model kendaraan yang dihitung.[]

The post Rem Mobil Otomatis Tesla; Satu dari Empat Produsen Lolos NHTSA appeared first on Teknisimobil.com.