Tesla Membangun Pabrik Mobil di kota Shanghai China

Teknisimobil.com – Upaya Tesla mengembangkan sayap ke wilayah Asia, terutama di China rupanya akan segera terwujud, yakni dengan Tesla membangun pabrik mobil di kota Shanghai China. Kendaraan yang selama ini diimpor penuh untuk masuk ke China, dengan adanya pabrik ini akan memangkas pengenaan biaya impor yang cukup besar, bahkan dapat lebih dari 50%. Hal ini sudah pasti menguntungkan pihak Tesla yang dikomandoi oleh Elon Musk tersebut. Meskipun realitanya, China juga akan mendapatkan keuntungan untuk dapat segera mewujudkan mimpi mereka untuk bebas dari asap kendaraan bermotor.

Tesla Membangun Pabrik Mobil di kota Shanghai China

Sumber: teslarati.com/wp-content/uploads/2017/06/red-tesla-model-s-china.jpg

Tesla telah mencapai kesepakatan dengan pemerintah kota Shanghai untuk mendirikan pabrik di wilayah tersebut, menurut sebuah laporan oleh Wall Street Journal (dilansir dari Teslarati). Berdasarkan kesepakatan baru tersebut, produsen mobil listrik yang berbasis di California akan dapat membangun pabrik di China tanpa perlu bermitra dengan produsen lokal jika mereka setuju untuk beroperasi di dalam zona perdagangan bebas.

Memiliki manufaktur Tesla di China tidak hanya akan memberikan perusahaan ini menekan bahkan menurunkan biaya produksinya dan memperlancar rantai pasokan di seluruh Asia, namun juga memperkuat hubungan perusahaan dengan pemerintah China, yang dapat membuka pintu baru bagi usaha-usaha yang lain. Kendaraan yang diproduksi di zona perdagangan bebas negara itu masih akan dikenakan tarif impor sebesar 25%.

Sementara Tesla tidak berkomentar mengenai laporan WSJ, perusahaan yang dipimpin Elon Musk tersebut menegaskan kembali ketertarikannya untuk mendirikan pabrik di China dengan menunjukkan sebuah pernyataan yang dibuat pada bulan Juni. “[Tesla] bekerja sama dengan Pemerintah Kota Shanghai untuk mengeksplorasi kemungkinan membangun fasilitas manufaktur di kawasan ini untuk melayani pasar China. Seperti yang telah kami katakan sebelumnya, kami berharap untuk lebih jelas mendefinisikan rencana produksi kami di China pada akhir tahun ini”, dikutip dari Teslarati.

China merupakan pasar utama Tesla di seluruh dunia terutama di wilayah Asia dan Australia. Negara Asia satu ini sedang getol-getolnya mengerjakan rencana jangka panjang untuk menghapus penggunaan kendaraan bensin dan diesel. Alih-alih upaya tersebut, China mengupayakan peralihan untuk fokus mengerjakan manufaktur ke mobil listrik dan “kendaraan energi terbarui”. Dengan penjualan Tesla yang mencapai $ 1 miliar tahun lalu, kelas menengah yang terus tumbuh di negara ini dipandang sebagai demografis utama untuk Model Tesla 3. Memiliki pabrik di China dapat dilihat sebagai satu-satunya hal yang baik untuk dapat dilakukan oleh Tesla dalam waktu dekat.

The post Tesla Membangun Pabrik Mobil di kota Shanghai China appeared first on Teknisimobil.com.